Inovatif ! Mahasiswa KKN UNDIP Sulap Limbah Pertanian Menjadi Pakan Ternak Ruminansia

Pemalang (24/07/2023) – Mayoritas masyarakat Desa Longkeyang umumnya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak kambing. Komoditas pertanian yang utama di Desa Longkeyang yaitu jagung dan padi. Melimpahnya limbah pertanian seperti jerami jagung dan padi saat musim panen berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminansia yang murah, mudah didapatkan dan dapat menjadi alternatif dalam mengatasi kesulitas pengadaan pakan hijauan ternak pada saat musim kemarau. Kendala pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak yaitu memiliki kandungan protein yang rendah, kandungan serat kasar tinggi dan kecernaan yang rendah sehingga perlu dilakukan sebuah upaya untuk mengatasi kendala tersebut. Mahasiswa KKN Tim II UNDIP 2022/2023 yang bernama Lidya Aviyanti dari program studi Peternakan kenalkan teknologi pengolahan pakan melalui program kerja berupa “Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Pakan Ternak Ruminansia Melalui Teknologi Amoniasi”.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dilaksanakan pada hari Senin, 24 Juli 2023 pada pukul 13.30 WIB di Pendopo Balai Desa Longkeyang, Kec. Bodeh, Kab. Pemalang dan diikuti 20 orang peternak Desa Longkeyang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu agar peternak di Desa Longkeyang mampu melakukan pengolahan limbah pertanian seperti jerami padi dan jerami jagung amoniasi sebagai upaya dalam mengatasi ketersediaan pakan ternak ruminansia pada saat musim kemarau.

Pengolahan jerami melalui teknologi amoniasi menggunakan urea dapat memecah ikatan lignin dengan selulosa dan hemiselulosa yang sulit dicerna oleh ternak menjadi karbhidrat sederhana, sehingga jerami amoniasi akan mudah dicerna oleh ternak ruminansia. Selain itu, amoniasi juga dapat meningkatkan kadar protein jerami dan mengawetkan pakan sehingga dapat bertahan 6 bulan – 1 tahun.

Proses pembuatan jerami amoniasi cukup mudah. Alat dan bahan yang digunakan yaitu drum, pisau atau chopper, timbangan, jerami, urea dan air. Pembuatan jerami amoniasi dilakukan dengan memotong jerami 5-10 cm dan membuat larutan urea dengan konsentrasi urea sebesar 3-8% dengan air bersih. Kemudian mencampur larutan urea dengan jerami sampai merata, lalu jerami dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan disimpan selama 3 minggu.

“Dengan dilakukannya pelatihan pembuatan pakan melalui teknologi amoniasi, diharapkan masyarakat Desa Longkeyang bertambah pengetahuannya dan bisa mengaplikasikan teknologi tersebut kedepannya sehingga limbah pertanian di Desa Longkeyang bisa termanfaatkan dan bukan hanya dibakar di area persawahan,” Ujar Kepala Desa Longkeyang.

Penulis             : Lidya Aviyanti

Prodi                : S1 Peternakan

Lokasi             : Desa Longkeyang, Kec. Bodeh, Kab.Pemalang

DPL                :  1. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU.

                          2. Yanuar Yoga Prasetyawan, S. Hum., M. Hum.

                          3. Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.

 

KKN TIM II UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN 2022/2023

#KKNUndipTim2

#p2kknundip

#LPPMUndip

#Undip

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*