Pupuk Kompos Buatan Sendiri: Pembuatan Home Waste Decomposer Bersama KKN UNSOED

Pemalang (17/01/2024) — Pemberdayaan lingkungan merupakan kegiatan menjaga, melestarikan, dan pemanfaatan lahan sekitar. Pemberdayaan lingkungan berkesinambungan dengan pengelolaan sampah yang masih menjadi masalah di lingkungan masyarakat. Masyarakat Desa Longkeyang belum memiliki tempat pembuangan akhir di sekitar lingkungannya sehingga untuk membuang sampah perlu berjalan jauh menuju ke TPA. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan limbah sampah oleh masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah dan terhindar dari kegiatan membuang sampah sembarangan.

Salah satu cara pengeloaan limbah sampah yaitu dengan membuat home waste decomposer atau dekomposer rumah tangga. Dekomposer memiliki pengertian yaitu organisme yang memperoleh energi dengan cara menguraikan sisa makhluk hidup yang sudah mati. Hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan home waste decomposer yang berguna dalam pengelolaan limbah sampah khususnya sampah organik. Sampah organik bersumber dari daun-daun mati, sisa makanan, kotoran hewan, dan masih banyak lagi.

Sistem kerja home waste decomposer adalah mengurai materi organik menjadi senyawa sederhana yang dapat digunakan kembali oleh tumbuhan dan hewan. Selain hal tersebut, terdapat manfaat lain dari home waste decomposer yaitu :

a.      Menampung sampah organik rumah tangga (mayoritas sampah rumah tangga).

b.     Biaya murah dan mudah.

c.      Limbah berupa sisa daging tidak menimbulkan bau.

d.     Tidak mengganggu estetika (bahkan di lingkungan perumahan).

e.     Menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

f.     Mudah diprogram secara massal dalam waktu singkat melalui kegiatan PKK secara hirarkis.

g.     Jika dibuat di bawah pohon buah, maka pohon akan subur.

h.     Dapat dipelihara cacing merah di dalam decomposer

Banyaknya manfaat dari home waste decomposer maka Tim KKN UNSOED bersama warga Desa Longkeyang melakukan pembuatan home waste decomposer. Program ini dilakukan di 10 perkarangan rumah warga yang bersedia menjadi perwakilan masyarakat Desa Longkeyang. Walaupun tidak menggapai seluruh masyarakat Desa Longkeyang diharapkan perwakilan warga yang menjadi contoh dapat memberikan pengalamannya bagi masyarakat sekitar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*